Skip to main content

Posts

Lakukan sesuatu untuk ketahui nilai dan kualitas diri: Selamat Tahun Baru 2019

Foto Pantai Pebuahan,Jembrana.Bali Dok.Pribadi Hai, para readers ku, dimanapun kalian Selamat Tahun Baru semoga tahun 2019 penuh dengan kebahagiaan dan kebaikan. Doa terbaik ya. Malam tahun baru lebih berfaedah rasanya jika diisi dengan kumpul bersama keluarga bukan? :-) Ada hal menarik yang ingin aku bahas disini. Ini mengenai kualitas diri? Yups. Kualitas diri. Bagaimana tahun 2018 kalian, apa saja yang sudah kalian capai? Semoga berkah ya.  Jadi balik lagi ke judul di atas. Setelah aku membaca sembarang halaman pada buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat, karya Mark Manson pada halaman 185, bab Prinsip "Lakukan Sesuatu" dituliskan bahwa kita ~Jangan hanya duduk-duduk. Lakukan sesuatu. Jawaban akan muncul.~ Kalimat di atas membuat saya tertegun akan kenyataan bahwa, jika kita belum menemukan apa yang harus kita lakukan karena suka menunda atau tidak adanya motivasi. Sekali lagi tidak adanya Motivasi maka hal yang harus dilakukan seperti yang ditul...

Cepat, Bergegaslah Anak Muda

Cepat, Bergegaslah Photo: diambil di lapangan Renon, Bali. Setelah kaki ini memilih rehat sejenak Aku seakan takut untuk menapaki anak tangga selanjutnya, takut jika nanti kaki ini terpleset, kemudian jatuh dan sakit. Takut jika nanti kaki ini tiba-tiba keram saat hendak melangkah ke anak tangga. Tapi waktu bergerak terus tanpa jeda, seakan memaksa aku untuk cepat melangkah. Sah-sah saja jika aku berdiam diri disini, enggan untuk melangkah lagi. Tapi,... usiaku mengikuti Sang Waktu. Tak mungkin aku berdiam diri disini, karena raga akan menua juga bersama waktu. Raga ini tentu akan semakin renta untuk melangkah mencapai puncak, jika tidak sekarang lalu kapan lagi. Sama seperti anak kata yang menjadi untaian kalimat di atas, yang masih berantakan,tak tahu arahnya kemana. Tapi setidaknya aku sudah memberanikan diri menggerakkan kata-kata itu menjadi sebuah kalimat bukan? Aku bukan anak kecil lagi, yang harus digendong untuk bergerak. Aku remaja yang sudah seharusnya tanggu...

Resensi Buku Bunga Rampai : Meluruskan Arah Manajemen Kekuasaan Kehakiman

Bunga Rampai Meluruskan Arah Manajemen Kekuasaan Kehakiman Sumber: bit.ly/BungaRampaiKY2018 Judul : Meluruskan Arah Manajemen Kekuasaan Kehakiman Penulis : Tim Penulis terdiri dari: 1) Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.si. 2) Prof.Dr. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum. 3) Susi Dwi Harijanti, S.H., LL.M., Ph.D 4) Dr. Farid Wajdi, S.H., M.Hum. 5) Oce Madril, S.H., M.A.Dev 6) Feri Amsari, S.H., LL.M. 7) Firmansyah Arifin, S.H. 8) Dr. Widodo Dwi Putro, S.H., M.Hum 9) Muhammad Nasir Djamil, S.Ag., M.Si. 10) Prof. Dr.Enny Nurbaningsih, S.H., M.Hum. 11) Prof. Dr.Topane Gayus Lumbuun, SH.M,M.H. 12) Imran, S.H., M.M. 13)Festy Rahma Hidayati, S.Sos 14) Nurasti Parlina, S.H. 15) Ikhsan Azhar, S.H. Penerbit : Sekretariat Jendral Komisi Yudisial Republik Indonesia, Cetakan Pertama, 2018 Tebal : 305 Halaman + 2 halaman tim penyusun dan daftar isi Bahasa : Indonesia ISBN : 978-602-74750-7-6 Buku Bunga Rampai yang bertema Meluruskan Arah Manajemen Kekuassaan Kehakiman ini...

Pemahaman Sederhana tentang Simple Present Tense

Pembelajaran sederhana dari bahasa Inggris adalah tentang Tenses. Ini adalah dasar kalian dalam belajar bahasa inggris tentang kalimat, atau penggunaan kalimatnya.  Baik, kali ini blog duniaraksa, akan membahas mengenai simple present tense secara lebih jelas dan semoga kalian mengerti. Satu kuncinya adalah belajarlah dengan menerima dengan indah apa yang kalian pelajari, jangan berkata "sulit", "aku tak bisa bahasa inggris", atau "bahasa inggris itu susah" tapi mulailah dengan berkata "aku bisa bahasa inggris", "bahasa inggris itu mudah", "aku suka belajar bahasa inggris", maka percaya otomatis bahasa inggris itupun mudah untuk kalian pelajari. So let's learning with me today.  Simple Present Tense A. Kalimat Verbal Rumus dari kalimat verbal ini adalah : I,You,They,We + infinitive (infinitive adalah kata dasar dari sebuah verb atau kata kerja) He,She,It + infinitive + akhiran -s/-es. Kalimat berita ...

Uang Rupiah yang Rusak Jangan Dianaktirikan, Ayo Tukarkan ke BI Saja !

Rupiah sebagai mata uang Indonesia tentunya begitu akrab ditangan masyarakat. Akrab di sini dalam maksud digunakannya sebagai transaksi keuangan sehari-hari. Mulai dari uang Rupiah untuk berbelanja, membeli beras, bensin, pulsa, atau uang Rupiah untuk menabung. Banyak transaksi keuangan di Indonesia yang berjalan dengan uang Rupiah ini. Kendati demikian uang Rupiah yang digunakan tak jarang uang Rupiah yang sudah seharusnya diganti dan tak layak edar. Misalkan uangnya sudah robek namun dilem kembali dengan lem kertas, lem nasi, atau direkatkan dengan selotip bening. Ada kalanya juga kalian pasti lebih memilih untuk membelanjakan Rupiah yang sudah rusak dan bahkan tercorat-coret dengan tulisan daripada membelanjakan Rupiah yang masih baru, dan kenceng bukan. Nah, menganak tirikan Rupiah yang rusak ini tentunya bukanlah hal yang baik untuk dilakukan, mengingat Rupiah merupakan mata uang resmi Indonesia yang sepatutnya kita jaga dan pergunakan dengan baik dan bijak.  Disa...

Moment di umur ke 20th

Moment umur ke 20 tahunku hari ini, ya semua serba tak direncanakan. Pagi ini seperti biasa bangun pagi untuk siap siap berangkat kerja, seperti biasa gosok gigi pake pasta gigi bukan pasta jajan. Dan semua perti rutinitas pada umumnya, hanya saja hari ini aku berangkat kerja dengan angkutan umum bus.  Dianter mamak tercinteh nunggu bus itu hal yang juga sudah umum bagi ku karena dari semenjak sekolah dulu rutinitas naik bus ditemenin mamakek itu sebuah keharusan, ini mungkin karena biar anaknya engga salah naik jurusan angkotan yang buay dia jadi salah tujuan dan nyasar. Tapi kemungkinannya cuman 0,001%. Tapi dihari yang bahagia ini, pagi ini sampai menit detik sekarang udah 2 orang nangis dihadapan ku (baca:gue) mungkin ini yang namanya hitam putih. Setiap hal yang ada pasti ada hal yang berbalik dengan itu. Ya entah apa yang akan terjadi detik dan menit selanjutnya, semoga baik baik dam baik.  Balik lagi ke masalah umur 20, umur duapoeluh buat kita harus berfikir ...

Mulai dengan menghargai setiap orang dengan tulus

Sebagai insan manusia yang tak lepas dari interaksi sosial tentunya harus dapat menjaga agar tercipta sebuah kerukunan dengan cara menghargai sesama. Setiap orang yang kita kenal, baik yang sudah kenal dekat, atau hanya sekedar mengenal tentunya akan ada takaran seberapa besar interaksi sosial yang akan dilakukan. Hal itu harus dilakukan dengan tulus iklas, harus dilakukan dengan baik. Misalkan sebagai contoh, kita sedang bicara dengan orang lain entah itu orang tua, teman, bahkan dengan orang yang baru kita kenal, dengarkanlah dengan baik apa yang mereka berusaha sampaikan, usahakan pahami apa yang mereka maksud dan berikan feedback atau respon yang sesuai. Karena dengan begitu mereka akan merasa mereka dihargai, dihargai karena kita bersedia untuk mendengarkannya. Bukankah itu lebih baik, daripada kita diacuhkan, daripada kita tak diberikan respon apa-apa. Terutama lagi apabila kita sedang menggunakan Hp / smartphone yang tentunya tak jarang akan lebih berfokus dengan Hp/smartpho...