Sudah berjalan sekiranya 3 minggu seingat ingatan aku jalani pelayanan pada Tuhan dengan cara yang sudah di instruksikan dalam Kitab. Bangun Pagi belajar sebelum jam 4 Pagi, jadi tadi pagi aku bangun jam 3 pagi. Mengumandamkan suara atau mantra mantra nama Tuhan sebanyak 108 kali dalam 1 putaran di kalikan 16 Putaran. Jadi dalam 1 jam aku baru dapat menyelesaikan 8 putaran mengucapkan mantra nama suci Tuhan. Berbegas membasuh diri menyucikan diri dengan air, memakaikan tilak di 12 bagian dengan nama-nama suci tuhan sehingga badan sebagai tempat bersemayamnya tuhan menjadi bersih, dan ini aku baru belajar jadi belum sempurna. Lalu bergegas membersihkan tempat suci Tuhan, menghias tempat Tuhan dengan bunga jepun yang aku minta di tetangga depan rumahku, seorang nenek yang tinggal bersama kedua anak laki lakinya yang tidak menikah dan sudah hampir paruh baya. Lalu memberikan Tuhan segelas air susu dan semangkok buah jeruk, dengan daun yang suci di atasnya. Di jam 4.16 itu sampai jam 4.46 ...
Kata śiva berarti "yang maha baik". nitai ... nitai narottama Dewa Viṣṇu mengurus orang-orang yang merupakan Vaiṣṇava yang sadar akan Kṛṣṇa tingkat lanjut, dan Dewa Brahmā mengurus orang-orang yang sangat terikat pada aktivitas material, tetapi Dewa Śiva begitu baik hati sehingga Dia mengurus orang-orang yang berada dalam kebodohan yang besar dan yang perilakunya lebih rendah daripada hewan. Karena itu Dewa Śiva secara khusus disebut penuh berkah. Orang-orang yang telah berlindung kepada Kṛṣṇa selalu damai; mereka tidak pernah dikutuk oleh siapa pun, dan mereka juga tidak berusaha mengutuk siapa pun. Itulah posisi transendental. Tujuan dari hidup mengingat hal hal yang indah dari Krsna Badan manusia terdiri dari 24 unsur Bhagawatam skanda 3 bab 24 sloka 31-32 Buku lautan manisnya rasa bhakti Melayani Tuhan Etika: Istri duduk disebelah kiri karena ia di ayomi oleh suami disebelah kanan Ibu duduk disebelah kanan karena ibu senantiasa menjaga anak disebelah kanan Bunga vaijayan...