Skip to main content

Posts

Semua bisa terbalik dalam sekejap:Lelah

Belum ada dua puluh empat jam rasanya aku bersemangat begitu menggebu. Pukul empat sore, saat aku tengah istirahat santai, berusaha untuk tidur saja, seorang ibu dan dua orang anaknya datang, ia mengetahui aku hendak mengadakan bimbel untuk baca tulis bagi anaknya, dan ia bersemangat untuk mendaftarkan anaknya. Akupun begitu antusias, setelah perjanjian jam belajar, kapan. berapa lama, berapa harga yang harus dibayar, mereka pulang, dan aku dengan antusias yang begitu menggebu, karena bibikku menyuruhku untuk menata tempat untuk dijadikan tempat les agar nyaman, aku segera melakukannya. Dalam rentang waktu kurang lebih dua jam, aku merapikan tempat ruang menonton TV untuk tempat belajar, mulai memindahkan meja yang gak perlu, menyapukan debu, mengelap kaca jendela yang ditumpuki debu hingga seperti kapas, membuka jendela yang sudah berkarat karena tak pernah dibuka. Aku memvisualisasikan agar nanti tempatnya nyaman, bersih, gak pengap apalagi kepanasan, udara segar biar bisa masuk. L…
Recent posts

Kamu harus khawatirkan dirimu terlebih dahulu, reminder for self Love :Suho The secret of Ange

"Kamu harus khwatirkan dirimu terlebih dahulu"`Suho. Kalian tahu drama di Line webtoon yang judulnya "The Secret of Angel" ?. Nah drama webtoon ini berkisah mengenai seputar cerita anak SMA, bodyshaming, perbullyan, percintaan, sampai tentang aktualisasi diri dan bakat. Jadi sekarang ceritanya sudah sampai pada episode ke 96, dia update setiap selasa, dan sangat selalu ku nantikan :). Kali ini aku tertegun dengan salah satu dialog yang ada disana, saat Suho dan Jukyung bertemu dan mengobrol. Di sana, dipaparkan Jukyung senang bahwa ternyata pacarnya  Seojun (*temen Suho), nerima dia apa adanya, tanpa makeup, dan hanyalah gadis biasa, ga secantik waktu dia ber make up. Namun Jukyung juga khawatir mengingat Seojun akan menjadi terkenal sebagai artis, dia tampan, dan pintar menyayi, tentu saja, banyak kaum hawa yang akan menyukainya, Jukyung sangat khawatir mereka akan jarang bertemu, banyak gadis yang lebih cantik akan mendekati, aku tahu bagaimana perasaan Jukyung …

Semuanya Bermula dari Sini : Pejuang Akademik (Cerpen Bagian 1)

Bagaimanapun Ia Adalah Seorang Ayah

Bagaimanapun Ia adalah seorang Ayah yang selalu berjuang untuk Anak-Anaknya, untuk keluarganya. Bagaimanapun ia ketika melakukan kesalahan yang mungkin tak bisa kita tolerir Ia adalah seorang Ayah, Ayah Kita. Bukankah manusia memang tidak sempurna, dan tak luput dari kesalahan. 
Hari ini sembari mendengarkan lagu Ebit G Ade, Bila Kita Ikhlas, aku mencoba untuk berdamai dan menerima semuanya, untuk hal terberat yang aku alami sekarang, pasti akan ada jalan dan harapan baru, pasti ada perubahan yang lebih baik, asal aku terus berusaha. Dalam hati selalu ku bisikan hatiku, "Kamu kuat dev, kamu kuat". Tersenyum dikala hal susah terjadi memang susah, namun coba ikhkas kata Ebit, aku tak perlu khawatir Tuhan ada, ia yang Maha Tahu, Maha Penyayang. Aku tahu Jalan Tuhan gak pernah salah, jadi apapun itu aku menerimanya, berusaha tegar. Sulit memang, namun ku biarkan tetesan air mata ini jatuh begitu saja, meski ada yang mengatakan jangan terlalu bersedih, rasanya sulit jika tidak, …

The Fact About Communication, Is He Comfortable With us When Talking?

Is he comfortable with us when talking? ini adalah momok apalagi ketika kita berbicara dengan orang yang kita anggap penting. Mungkin salah satunya atasan di tempat kerja, atau gebetan kalian. Jadi berdasarkan pengalaman, nyaman atau tidak komunikasi itu berlangsung dapat dilihat melalui salah satu hal ini, ini berdasarkan pengalamanku sih ya.  When I have a conversation with another people, when we talk, I see her eyes, and Is meaning I wanna know he/she comfort talk with me. But, sometimes I see their movements in hand and eyes, that meaning they don't comfort with me.  Aku temukan, ketika mereka berbicara, mereka menutup salah satu mata, atau menggaruk mata, aku yang ketika itu bercakap dengannya merasa sangat tidak nyaman, apa yang salah ketika aku menatap mata lawan bicara. Nah setelah googling,I found one article about body language from kompas.com, di sana di ulas salah satu dari bahasa tubuh, apakah lawan bicara nyaman/tidak berkomunikasi dengan kita. Artikel ini memberi j…

Ketika Aku Mudah Lupa

Ternyata ini tanggal 11 ya... benar-benar aku lupa. Jadi aku punya komitmen buat nulis challenge di Blog selama 30 hari. Nah every single day seperti semboyan blog ini, mau update tulisan tiap hari, yang aku tulis langsung hari itu juga berdasarkan apa yang hendak aku sampaikan. Seingatku kemarin aku nulis konten, sudah nulis tentang Berdiri Tegaplah Ia Tanpa Keraguan: Pohon, perumpamaan pohon, dan ternyata setelah aku cek, ternyata itu aku tulis dua hari yang lalu, tgl 9 Maret 2020. Omg... kenapa aku bisa selupa itu, apa blog bisa kesalahan teknis tanggal ya wkwwk.
Ketika Kamu Lupa Kamu Akan Bilang, "Hey Benarkah ini, Apa yang Salah Akan Diriku ya"
Sistem memory otak yang rentang lupa ini, menurut pakar katanya disebabkan oleh kebiasaan membaca yang kurang, sehingga kita tak terbiasa mengingat. Mungkin benar. But exactly, I can't remember cause My brains have enough of problem that never has done I get the solve, it's cause I too worry to take a action for that, or…

Berdiri Tegaplah Ia tanpa Keraguan : Pohon Cemara di Depan Rumah

Pagi ini tegapnya pohon menyapaku dikala aku termangu menanti seseorang. Pagi ini ia memberikanku nasihat dan tauladannya, bahwasannya "Berdiri tegaplah kamu tanpa keraguan secuilpun, akan KuasaNya".
Ia kali ini aku tegap berdiri di sini. Berusaha kuat tidak lemah, berusaha tegar tidak rapuh. Aku lihat dari sisi baiknya, rutinitasku setidaknya bergeser sedikit. Dari biasanya bangun Siang dan terburu, tancap gas motor dan memfokuskan diri pada menyetir motor. Kini berganti menjadi, bagun lebih awal agar tak terlambat, karena sadar diri tengah menumpang, lalu berdiri tegar, menanti tumpangan untuk aku tumpangi ke tempat kerja. Jika ini aku keluhkan karena akomodasi yang terbatas, tentu akan ada banyak keluhan, gerutu, kesialan nasib, atau kesedihan orang terdekat yang menyayangiku. Namun tidak, aku ingin mencontoh Pohon, ia tetap tegap tumbuh, kokoh berdiri, tanpa berkeluh sekalipun, ataupun tanpa murka lalu berpindah haluan ketika angin badai mengusiknya.
Sebenarnya, sebenar…