Skip to main content

Pagi hariku pelayanan pada Tuhan



Sudah berjalan sekiranya 3 minggu seingat ingatan aku jalani pelayanan pada Tuhan dengan cara yang sudah di instruksikan dalam Kitab. Bangun Pagi belajar sebelum jam 4 Pagi, jadi tadi pagi aku bangun jam 3 pagi. Mengumandamkan suara atau mantra mantra nama Tuhan sebanyak 108 kali dalam 1 putaran di kalikan 16 Putaran. Jadi dalam 1 jam aku baru dapat menyelesaikan 8 putaran mengucapkan mantra nama suci Tuhan.

Berbegas membasuh diri menyucikan diri dengan air, memakaikan tilak di 12 bagian dengan nama-nama suci tuhan sehingga badan sebagai tempat bersemayamnya tuhan menjadi bersih, dan ini aku baru belajar jadi belum sempurna.

Lalu bergegas membersihkan tempat suci Tuhan, menghias tempat Tuhan dengan bunga jepun yang aku minta di tetangga depan rumahku, seorang nenek yang tinggal bersama kedua anak laki lakinya yang tidak menikah dan sudah hampir paruh baya.

Lalu memberikan Tuhan segelas air susu dan semangkok buah jeruk, dengan daun yang suci di atasnya. Di jam 4.16 itu sampai jam 4.46 pagi aku melantunkan doa doa pujian kepada Tuhanku, lalu memanjatkan doa-doa kepadanya, meminta maaf atas segala kesalahanku ataupun orang tua keluargaku, karena hanya kepadaNya lah tempat tepat untukku mencurahkan segala perasaanku, segala keluh kesah dan permintaan permintaanku.


Setelah itu aku coba lanjutkan melantunkan nama suci tuhan lagi 8 Putaran yang selesai di jam 5.47 pagi, setelah itu aku menyiapkan keperluan suami yang berangkat kerja, tak lupa juga menyiapkan untuk diriku bekal ke kantor, lalu di jam 6. 22 aku dan suami sembahyang bersama lagi. Sekiranya aku juga menyiapkan sarapan suami segelas susu dan potongan buah pepaya sebuah, lalu di pukul 6.59 hampir jam 7 suami duluan berangkat ke kantor, dan aku harus mengeluarkan cucian untuk dijemur dahulu.

Mepet waktu karena jarak ke tempat kerja di kota lumayan 20 menit, lalu aku hantar suami sampai gerbang, dan kembali untuk jemur baju, lalu bersiap berangkat kerja dan mampir ke rumah ibu sebentar mengambil pasuh jahitan yang di titipkan teman, dan memberi orang rumah metut mamak bapak, 1. botol susu persad, 1 botol air kuud.

dan karena aku buru buru jadi aku memberinya buru buru sehingga ibu sempat memarahi aku yang buru buru "kenapa buru buru saja terus, coba selidan mejalan megae"
jujur ma, dari kemarin entah kenapa mama tidak begitu menghargai kedatanganku pulang, aku tahu karena ucapku yang salah waktu memberikan semir mengatakan kalau "untuk apa si mama minta semir terus" 

dan sampai tadi pagi juga aku di marahi karena buru-buru

jujur kepala ini tegang sekali karena harus tepat waktu menyiapkan ini itu, jujur sekarang pagi ini mood ku jadi tidak baik Tuhan, lelah sekali rasanya

sebagai ibu rumah tangga mengurus rumah dan juga bekerja 7.30 - 15.30 rasanya lelah sekali semua nya .... 

tapi kata guru aku harus ikhlas menjalankan semuanya tanap mengeluh

tapi boleh ya aku bercerita ini disini

Dharma kita dalam hidup adalah melayani

seperti ibu yang melayani anaknya yang baru lahir

seperti ibu macan yang nenyuapi anaknya makan

dan dharma anak yang mengurus dan melayani orang tuanya ketika sudah dewasa


ternyata semelelahkan ini ya......

Tuhanku peluk aku

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Menggunakan Wifi Gratis di 3 Fasilitas Publik

Tamnet Kampus Udayana Semakin meleknya masyarakat Indonesia akan pentinya teknologi dan internet demi kecepatan informasi dan komunikasi, membuat Pemerintah juga ikut turut serta mendukung dengan menyediakan Jaringan internet gratis di beberapa ruang publik yang ada di Indonesia, dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas khusus ruang publik yang ada di Bali, khususnya yang pernah saya gunakan. Berikut ini tempat-tempatnya; Tempat pertama yaitu Twin Tower di Kota Negara Memilih untuk pergi ke tempat umum yang menyediakan fasilitas jaringan internet wifi gratis memang menjadi andalan saya ketika begitu banyaknya file dokument, video, ataupun update dari aplikasi yang perlu terdownload dan terinstal. Tentunya hal ini memerlukan kuota internet yang tidak sedikit, mengingat kuota internet dengan jumlah puluhan Giga byte cukup mahal bagi kantong saya. Sehingga karena hal ini tak bisa dipungkiri, saya rela untuk pergi ke daerahan Twin Tower di Kota Negara, Jembrana...

Nilai bagus di UT dengan rajin mengikuti Tuton (universitas Terbuka)

Kuliah sistem jarak jauh yang saya ikuti ini, berawal karena keinginan kuliah namun harus disinkronkan dengan jadwal bekerja saya. Alhasil saya memilih kuliah di Universitas terbuka ini. Pada saat ini saya baru menginjak semester dua. Menjadi mahasiswa UT, memiliki cerita tersendiri dalam hidup saya (mulai melodrama :-D ) Awal menjadi mahasiswa saya rajin membaca pengalaman orang-orang yang telah sekolah di UT, hal ini penting untuk saya, mengingat semangat saya muncul dari pengalaman mereka yang telah berhasil hehe... Jadi dari sekian pengalaman, kunci untuk mendapatkan nilai bagus itu adalah mereka rajin mengikuti tuton.  Tuton atau toturian online, merupakan cara belajar yang diterapkan kampus UT ini. Jadi nanti kita akan dihubungkan dalam suatu website yang beralamat di elearning.ut.ac .id nah disana nanti para Dosen akan memberikan kita materi kuliah, dan juga evaluasi belajar kita. Pada web tersebut semakin kita aktif ikut diskusi dan juga menjawab soal-soal yang dose...

Ketika Aku Mudah Lupa

It's fence but's like ? ah I forget when I took this picture. Forget :( Ternyata ini tanggal 11 ya... benar-benar aku lupa. Jadi aku punya komitmen buat nulis challenge di Blog selama 30 hari. Nah every single day seperti semboyan blog ini, mau update tulisan tiap hari, yang aku tulis langsung hari itu juga berdasarkan apa yang hendak aku sampaikan. Seingatku kemarin aku nulis konten, sudah nulis tentang Berdiri Tegaplah Ia Tanpa Keraguan: Pohon , perumpamaan pohon, dan ternyata setelah aku cek, ternyata itu aku tulis dua hari yang lalu, tgl 9 Maret 2020. Omg... kenapa aku bisa selupa itu, apa blog bisa kesalahan teknis tanggal ya wkwwk. Ketika Kamu Lupa Kamu Akan Bilang, "Hey Benarkah ini, Apa yang Salah Akan Diriku ya" Sistem memory otak yang rentang lupa ini, menurut pakar katanya disebabkan oleh kebiasaan membaca yang kurang, sehingga kita tak terbiasa mengingat. Mungkin benar. But exactly, I can't remember cause My brains have enough of proble...