Skip to main content

Cerita Pagiku Saat Berangkat Kerja

Pagi ini aku melihat sepasang suami istri yang baru menikah, dengan fisik istrinya yang mengembung cc Hamil, aku lihat sekilas kakinya membengkak, tangan mebengkak, dan bahkan mungkin karena pengaruh masa kehamilan ia tak berdandan sekalipun, tak terlihat solekan riasan di wajahnya. Tak terlihat polesan lipstik di bibirnya. Suaminya tengah menunggu antrian untuk mengisi tangki bensin, ia berada di antrian di depan sepedaku.
Aku yang sembari menunggu, mungkin sedang melihat dan berkaca dengan diriku di masa mendatang cc Mungkin ya.
Suami tadi terlihat mengeluarkan uang serstusan dari dompetnya, segera membayar ke petugas pombensin, dan setelah terisi bensin ia memajukan motornya menyilahkan antrian selanjutnya aku,.
Istrinya tampak mengenakan seragan kantor, aku tebak ia bekerja di sebuah lembaga pemerintahan.
Sedangkan suaminya aku rasa sedang dan hanya bertugas mengantarkannya ke kantor, di massa seperti itu peran suami sangat penting untuk sigap ada untuk sang istri, jaga jaga siapa tahu tiba-tiba ia mulas kontraksi kan.
Karena tampaknya kehamilannya sudah mendekati masa persalinan.

Lalu setelah itu sang istri yang berada dibelakangnya yang hendak naik untuk melanjutkan perjalanan mereka, sejenak meraih sesuatu dari tangan sang suami, ternyata ia sedang menerima bekal dari suaminya.
Aku tertegun, cc romantis ya.

And at the end.. aku hanya menceritakan berdasar apa yang aku lihat pagi ini,. Dan akan menjadi catatan di pagi hariku.

Hikmahnya: kalian bisa rasakan sendiri. Kasih sayang? Bisa jadi.

Selamat beraktifitas 😉

Comments

Popular posts from this blog

Nilai bagus di UT dengan rajin mengikuti Tuton (universitas Terbuka)

Kuliah sistem jarak jauh yang saya ikuti ini, berawal karena keinginan kuliah namun harus disinkronkan dengan jadwal bekerja saya. Alhasil saya memilih kuliah di Universitas terbuka ini. Pada saat ini saya baru menginjak semester dua. Menjadi mahasiswa UT, memiliki cerita tersendiri dalam hidup saya (mulai melodrama :-D ) Awal menjadi mahasiswa saya rajin membaca pengalaman orang-orang yang telah sekolah di UT, hal ini penting untuk saya, mengingat semangat saya muncul dari pengalaman mereka yang telah berhasil hehe... Jadi dari sekian pengalaman, kunci untuk mendapatkan nilai bagus itu adalah mereka rajin mengikuti tuton.  Tuton atau toturian online, merupakan cara belajar yang diterapkan kampus UT ini. Jadi nanti kita akan dihubungkan dalam suatu website yang beralamat di elearning.ut.ac .id nah disana nanti para Dosen akan memberikan kita materi kuliah, dan juga evaluasi belajar kita. Pada web tersebut semakin kita aktif ikut diskusi dan juga menjawab soal-soal yang dose...

Kamu Ingin Hidup Seperti Apa?

Jika tak ada sekat-sekat yang membatasi kamu ingin hidup seperti apa? Khusus bagi kalian yang tengah bingung akan bagaimana kalian hidup. Little Flowers Tuhan pasti punya maksud, entah apa Tujuan dan Maksud Tuhan  untuk aku yang telah Tuhan berikan kesempatan me dapatkan pengalaman bekerja sampai empat tahun dalam rentang usia yang masih muda ini *22tahun Lalu jika tak ada sekat yang mengatur dan menuntut kamu untuk bekerja kamu ingin jadi apa? Teacher, wanna feel how if I be a teacher ? meet children, give they are science, skill, and attitude which is a importan to they are life in this hard life. Sharing about reality in life, about how people interaction in good ways. and doing games how wanna be fun with the children :)...  Today, is Monday. It's time to doing my rutinity, for 4 years doing all the same thing, Monday to Saturday, just enjoying and take the lesson, experience, be happy :) did you asking, why I daily make this article? I wanna chal...

Bagaimanapun Ia Adalah Seorang Ayah

Bagaimanapun Ia adalah seorang Ayah yang selalu berjuang untuk Anak-Anaknya, untuk keluarganya. Bagaimanapun ia ketika melakukan kesalahan yang mungkin tak bisa kita tolerir Ia adalah seorang Ayah, Ayah Kita. Bukankah manusia memang tidak sempurna, dan tak luput dari kesalahan.  Hari ini sembari mendengarkan lagu Ebit G Ade, Bila Kita Ikhlas, aku mencoba untuk berdamai dan menerima semuanya, untuk hal terberat yang aku alami sekarang, pasti akan ada jalan dan harapan baru, pasti ada perubahan yang lebih baik, asal aku terus berusaha. Dalam hati selalu ku bisikan hatiku, "Kamu kuat dev, kamu kuat". Tersenyum dikala hal susah terjadi memang susah, namun coba ikhkas kata Ebit, aku tak perlu khawatir Tuhan ada, ia yang Maha Tahu, Maha Penyayang. Aku tahu Jalan Tuhan gak pernah salah, jadi apapun itu aku menerimanya, berusaha tegar. Sulit memang, namun ku biarkan tetesan air mata ini jatuh begitu saja, meski ada yang mengatakan jangan terlalu bersedih, rasanya sulit jika tid...